Senin, 19 Desember 2016

Teks Biografi

Pak Gun
            Sigit Gunawan lahir di Pekalongan pada 10 Maret 1930. Masa kecilnya hidup berpindah-pindah mengikuti kedua orang tuanya. Pada umur 12 tahun, beliau menetap di Purworejo. Beliau merupakan anak ke empat dari tujuh bersaudara. Masa keclnya sangat sulit karena keadaan ekonomi kedua orang tuanya. Beliau tidak dapat melanjutkan sekolahnya. Pendidikannya terhenti hanya sampai di jenjang SMA di Purworejo. Kemudian mengikuti jejak kakaknya sebagai tentara Angkatan Darat, beliau masuk AKMIL di Magelang.
Setelah menamatkan pendidikannya di AKMIL, Sigit Gunawan menikah dengan Ibu Raden Roro Sukengsih pada 21 Juni 1942. Lalu pindah ke kota Magelang. Profesi Bapak Sigit Gunawan saat itu menjadi Tentara Perang Nasional ndonesia ABRI Angkatan Darat 1945. Karena tuntutan tugas, Bapak Sigit Gunawan dan Ibu Sukengsih berpindah-pindah. Hingga memiliki tujuh orang anak yaitu Kusumaning, Sigit Kuswanto, Idha Gutami, Gunarti, Iriani, Erna Setyawati, Gutama, dan Irfan Gunarto.
Bapak Sigit GUnawan dan Ibu Sukengsing menetap di Mabad (Markas Besar Angkatan Darat) di Jakarta hingga pension. Lalu pindah dan menetap di Magelang beserta anak-anaknya. Kini, Bapak Sigit Gunawan dan Ibu Sukengsih memiliki 17 orang cucu. Pada 21 Desember 2012, Bapak Sigit GUnawan wafaft karena sakit jantung. Beliau dimakamkan di Makam Pahlawan Giriloyo dengan gelar Pahlawan Revolusi Pejuang 1945. Beliau meninggalkan seorang istri. 7 orang anak, 17 cucu, dan 13 cicit.